Skip to content

Categories:

Install Driver BCM4312 di Slackware

Setelah upgrade ke versi current maka otomatis ndiswrapper yang dulu saya pakai untuk driver BCM4312 tidak bisa digunakan lagi karena perbedaan kernel versi stabil dan current. Solusi untuk permasalahan ini ada dua yaitu menginstall lagi ndiswrapper atau ganti menggunakan driver dari Broadcom untuk Linux. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan driver Broadcom untuk Linux berhubung sebelumnya sudah dapat info dari Linuxquestions bahwa driver ini bisa berjalan dengan baik pada kernel 2.6.32 atau setelahnya.

Sebenarnya ada dua chipset berbeda yang terdeteksi sebagai BCM4312 yaitu 14e4:4312 dan 14e4:4315. Chipset 14e4:4312 sudah disupport oleh driver b43 dan firmware sedangkan 14e4:4315 belum disupport sampai kernel 2.6.32. Chipset 14e4:4315 ini membutuhkan driver wl. Nah, kebetulan wireless saya memang yang chipset 14e4:4315 sehingga tidak heran bila driver dari Broadcom yang sebelumnya pernah saya install di Slackware 13 tidak bekerja. Makanya kemudian saya putuskan untuk menggunakan ndiswrapper di Slackware 13.

Perintah ‘lspci -nn’ bisa digunakan untuk mengetahui chipset mana sebenarnya BCM4312 Anda.

bash-4.1# lspci -nn | grep 802
02:00.0 Network controller [0280]: Broadcom Corporation BCM4312 802.11b/g [14e4:4315] (rev 01)

Untuk instalasi driver BCM4312 kali ini, saya tidak lagi mengcompile secara manual driver dari Broadcom. Saya memilih menggunakan script Slackbuilds untuk membuat paket driver BCM4312 untuk Slackware. Ada sedikit patch yang harus ditambahkan agar proses pembuatan paket berjalan sukses. Patch tersebut adalah mengganti baris ‘#include <linux/autoconf.h>‘ di file src/include/linuxver.h pada paket driver dengan ‘#include <generated/autoconf.h>‘.

Setelah berhasil menginstall paket yang telah dibuat, maka tinggal meload driver BCM4312 dengan memberikan perintah ‘modprobe wl‘ sebagai root. Kemudian saya cek apakah BCM4312 sudah terdeteksi.

bash-4.1# iwconfig
lo        no wireless extensions.
eth0      no wireless extensions.
eth1      IEEE 802.11bg  ESSID:""  Nickname:"slackwar"
          Mode:Managed  Frequency:2.412 GHz  Access Point: Not-Associated
          Bit Rate:54 Mb/s   Tx-Power:24 dBm
          Retry min limit:7   RTS thrsurpriseff   Fragment thrsurpriseff
          Encryption keysurpriseff
          Power Managementmode:All packets received
          Link Quality=5/5  Signal level=0 dBm  Noise level=0 dBm
          Rx invalid nwid:0  Rx invalid crypt:0  Rx invalid frag:0
          Tx excessive retries:0  Invalid misc:0   Missed beacon:0
ppp0      no wireless extensions.

Akhirnya instalasi driver berjalan sukses dan BCM4312 kini sudah terdeteksi. Saat saya coba untuk berhotspot ria ternyata tidak ada masalah  dancing. Tidak seperti instalasi driver dari Broadcom sebelumnya, saat masih menggunakan kernel 2.6.29, BCM4312 terdeteksi tetapi tidak bisa digunakan untuk mengakses layanan hotspot. sad

Agar driver otomatis diload saat booting, saya tambahkan baris ‘/sbin/modprobe wl‘ ke dalam file /etc/rc.d/rc.modules-2.6.33-smp.

Related Posts:

Posted in linux.

Tagged with , , , , .


12 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. ipul
    using Firefox 3.5.2 on GNU/Linux

    waw suka pake current ya mas? hehe kalo saya sukanya pake yang stable.

    • rusydi
      using Google Chrome 5.0.307.5 on GNU/Linux

      suka yg performanya lebih bagus big grin
      karena current yg sekarang jd beres vga, wireless, dan kde nya lebih bagus
      kalo ga ada nilai lebih itu ya sebenernya males juga harus upgrade

      • ipul
        using Opera 9.63 on Windows XP

        wiw jadi pengen upgrade juga mas ,hehehe . emang pake komputer/laptop apa sih mas? kde bagus ga sih ? kok kayaknya 3Dnya berat bgt…

        • rusydi
          using Google Chrome 5.0.307.5 on GNU/Linux

          pake cq20, vga nya masih intel
          klo kde yg saya suka konfigurasinya ga terlalu sederhana kayak gnome
          tampilan dan perkembangan juga menurut saya lebih baik kde
          tapi emg compiz lebih smooth di gnome

  2. ipul
    using Firefox 3.5.2 on GNU/Linux

    ngemeng-ngemeng saya pertamax nih wkwkwkwkwk

  3. grandiyf
    using Google Chrome 5.0.307.9 on GNU/Linux

    mas mau nanya, caranya membuat jaringan ad-hoc di linux kaya mana mas ? saya udah coba tapi gagal terus sad

  4. dani
    using Namoroka 3.6.2 on Arch Linux

    Kasusnya sama seperti di Arch Linux. Modul wl dan firmware mesti di-reconfigure trus di-load untuk up otomatis saat booting.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.