Skip to content

Categories:

Linux Itu Sulit dan Jelek?

Iseng-iseng mencari pembahasan tentang kemiripan KDE dengan Windows 7, saya menemukan sebuah video lucu. Video tentang ZDnet Australia yang memamerkan KDE kepada orang-orang, namun mengenalkan KDE tersebut sebagai Windows 7. Tentu saja video ini dibuat sebelum Microsoft merilis Windows 7 secara resmi. Video jadul memang, mungkin pembaca sudah ada yang pernah menontonnya.

Setelah memamerkan desktop KDE, ZDnet kemudian meminta tanggapan tentang desktop tersebut kepada penonton. Dan ternyata tanggapannya semuanya positif. Penonton menilai desktop yang dipamerkan tersebut lebih mudah, tidak rumit seperti Vista, dan lebih bagus tampilannya. Kemudian mereka juga berencana menggunakannya jika sudah dirilis.

Kira-kira bagaimana ya penilaian mereka jika sejak awal diberi tahu bahwa yang dipamerkan tersebut adalah Linux? Akankah mereka memuji desktop tersebut? Atau setelah mendengar kata “Linux” mereka langsung berpikiran negatif dan terbawa pendapat kebanyakan orang bahwa Linux itu jelek dan sulit sehingga kemudian mereka tidak bisa memberikan penilaian yang objektif.

Menonton video ini jadi teringat kisah seorang FOLKer yang berencana memigrasikan komputer di sekolahnya ke Linux. Awalnya dia banyak mendapat tanggapan negatif dari rekan-rekannya. Mereka mengatakan bahwa Linux itu susah, guru-guru yang kebanyakan sudah tua pasti sulit untuk belajar komputer dari nol lagi karena ganti OS. Tidak menyerah dengan tanggapan negatif, maka dia pun mengganti OS komputer sekolah secara diam-diam. Tentu saja tampilan Linux diatur agar tidak terlalu mencolok. Keesokan harinya, orang-orang menggunakan komputer di sekolah seperti biasanya dan mereka tidak sadar bahwa mereka sudah tidak menggunakan Windows lagi. Tidak ada seorang pun yang mengeluh kesulitan menggunakan Linux yang tidak mereka sadari tersebut.

Jadi kesimpulannya, Linux sebenarnya mudah (tergantung distro happy ) dan bagus, tapi karena opini di masyarakat mengatakan bahwa Linux sulit dan jelek maka kebanyakan orang enggan mencobanya. Karena tidak mau mencoba, mereka pun tak bisa membuktikan sendiri bagaimana sebenarnya Linux.

Related Posts:

Posted in linux.

Tagged with , , .


26 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. grandiyf
    using Google Chrome 5.0.307.9 on GNU/Linux

    selama ada kemauan pasti bisa ! big grin

  2. Mariska Ayu
    using Firefox 3.6b2 on Windows XP

    Sesuatu yang baru pasti mendapat cap negatif dulu kak, tapi giliran sudah tahu, mereka akan ketagian, ya nggak kak?

  3. TKB
    using Firefox 3.6b2 on Windows XP

    Biarlah kafilah menggonggong, anjing tetaplah berlalu mas. Pasti lama-lama juga akan terbiasa. :lol:

  4. Guru Go!Blog
    using Firefox 3.6b2 on Windows XP

    Asalkan bisa mengemas sedemikiman rupa sehingga user baru tidak mengalami kesulitan, saya kira mereka akan tertarik mas.

    • rusyd
      using Google Chrome 5.0.307.5 on GNU/Linux

      yup, saya kira sekarang linux semakin mudah. buktinya ya video itu
      mereka menilai kde lebih mudah daripada vista
      sekarang tinggal bagaimana sosialisasinya ke masyarakat

  5. Adiknya Mariska
    using Firefox 3.6b2 on Windows XP

    Saya juga baru belajar Linux kok kak, ajarin dong.

  6. gadgetboi
    using Opera Mini 4.2.13221 on J2ME/MIDP Device

    Serius kde lebih mudah? hehe … Saya bilang mah mending gnome … Paling tidak enggak terlalu banyak menu popup seperti windows big grin

  7. dani
    using Namoroka 3.6 on Arch Linux

    [Jujur] Sulit dan jeleknya Linux mungkin bukan di tampilan desktop seperti KDE4. Tapi lebih ke deteksi perangkat keras (WiFi, IrDA, VGA, printer), sharing file, dan instalasi file. OK lah deteksi hardware itu karena kurang pekanya produsen hardware menyikapi kebutuhan pengguna Linux, sehingga para developer dan komunitas open source berjuang sendiri. Kecuali beberapa vendor seperti HP, Dell, IBM yang lumayan mendukung. Seandainya instalasi file di Linux semudah di PC-BSD, pasti lebih nyaman. cmiiw happy

    Opsi GNOME dan KDE sebaiknya jangan dijadikan versus. happy Malah membingungkan pemula seperti saya. Seperti juga pengguna memilih Linux, karena filosofi tersendiri di tiap distro. Realitanya, KDE pun lebih disukai Slackware karena alur pengembangannya lebih jelas, stabil, mudah dipakai, lengkap GUI-nya. Tapi keindahannya membutuhkan sumber daya komputer yang lebih. cmiiw happy

    • rusyd
      using Google Chrome 5.0.307.5 on GNU/Linux

      selama ada koneksi internet atau repository sih justru instalasi software di Linux lebih mudah dibandingkan windows dan mac dancing

      iya mas, adanya gnome, kde, lxde, dll dan banyaknya pilihan distro malah menambah pilihan2 di dunia linux shg user bisa menyesuaikan dengan selera, kebutuhan, dan spesifikasi hardware yg mereka gunakan. peace sign

  8. sanjati
    using Opera Mini 4.0 on J2ME/MIDP Device

    kde ato gnome memang menjadi keindahan linux itu sendiri.tinggal user aja mo pake mana. kalo saya dah terbiasa pake gnome.

  9. alief
    using Opera Mini 4.0.10031 on J2ME/MIDP Device

    kita terjebak dalam sebuah paradigma yang salah dan takut untuk berpindah karena paradigma itu.jika kita mampu meluruskan paradigma itu,yakinlah banyak yang akan mermigrasi ke open source.dulu aku juga beranggapan linux itu susah.untuk melakukan segala sesuatu harus buka terminal ketik kode kode aneh yang buat mata kabur.tapi setelah mencoba memantabkan hati hampir selama satu tahun ini dengan sering mengunjungi blog para linuxer,akhirnya kemarin memantabkan diri untuk memakai ubuntu sebaga os utama netbook

  10. anggy
    using Firefox 3.0.18 on Windows XP

    +1 untuk KDE big grin

  11. gadgetboi
    using SeaMonkey 1.1.18 on GNU/Linux

    linux susah dan jelek? itu dulu … sekarang saya bisa konek internet nich pake puppy 4.3.1! horeee big grin *datang dan komen hanya untuk nyombong tongue *

  12. cidtux
    using Firefox 3.6 on PCLinuxOS 2010

    iya susah banget suer, bener2 susah banget… jangan coba2 deh…

  13. NeARie
    using Firefox 3.5.3 on Linux Mint 8

    sirahku mumet bgt mikiri Linux, palagi ditambah mikiri pacar.hohohohoho..

  14. ipul
    using Opera Mini 4.0 on J2ME/MIDP Device

    pendapat saya sih linux itu mendidik kita untuk lebih mengenal system.kalo untuk tampilan,secantik apapun linux ,masih tidak bisa mengalahkan kebiasaan pengguna windos.contohnya dalam sebuah release ubuntu dkk,ubuntu menggunakan gnome , xubuntu dengan xfce nya ,kubuntu dengan kde nya ,ketiganya bener2 terlihat berbeda dan membingungkan pengguna yang belum terbiasa.berbeda dengan windos ,dari release 95 ,98 ,me ,xp ,vista bahkan sampai 7 .penataan dekstopnya semua mirip dan tidak membingungkan pemakainya.jangankan pengguna windos,saya pengguna linux+gnome aja merasa canggung jika berhadapan dengan KDE.Hehehe

  15. aGung
    using Google Chrome 4.0.249.78 on GNU/Linux x64

    Pake linux bigin bergairah big grin,

  16. colek
    using Firefox 3.6.3 on Ubuntu 10.04

    saya sih make linux karen bete dengan virus aja. masalah aplikasi, saya rasa penggunaannya sama baik itu d windos ataupun linux.
    keren ga’ keren yang penting bebas virus big grin

  17. Ade Malsasa Akbar
    using Firefox 3.5.2 on Windows XP

    Ya, selama ada kemauan keras pasti bisa. Beberapa orang saja yang terlalu manja.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.